PARTITION AND ROAD EXPLORATION IN AGRONURSING-BASED DEVELOPMENT

  • Arista Maisyaroh Universitas Jember
  • Anggia Astuti Universitas Jember
  • Eko Prasetya Widianto Universitas Jember
  • Rizeki Dwi Fibriansari Universitas Jember
  • Muhammad Rizal Universitas Jember
Keywords: eduwisata, agronursing, badan usaha desa

Abstract

Partition and road exploration in Agronursing-based development

 

Nowadays, there is a shift in tourist destinations, people no longer travel to get pleasure but more travel to get health, education, and beneficial physically, psychologically, and spiritually. However, the combination of tourism, rural culture, Agricultural, and health is still rare; therefore the purpose of this research is to describe the partition and path in agronursing-based edutourism development. This study design used is qualitative with an interpretive phenomenological approach. Data were collected by in-depth interviews using semistructured questions involving ten farmers in Burno village

 Data was collected and analyzed using thematic analysis based on the Braun & Clarke approach. Research generates five themes, namely stepping alone, key market, weak access programs, organizing village ventures, utilization of potential villages. There is a lot of impact of developing edutourism based on agronursing to the economy, health, and community empowerment. Still, this development has to be planned carefully concerning the environment and the local culture as well. Good collaboration among government, community and business are very important to develop sustainable edutourism based on agronursing

 

Keywords: eduwisata, agronursing, Village business entity

 

Eksplorasi Sekat Dan Jalan Dalam  Pengembangan Eduwisata Berbasis Agronursing

 

Saat ini terjadi pergeseran destinasi wisata, masyarakat tidak lagi berwisata untuk mendapatkan kesenangan saja tetapi lebih banyak berwisata untuk mendapatkan kesehatan, edukasi, dan bermanfaat secara fisik, psikologis, serta spiritual. Akan tetapi perpaduan wisata, budaya pedesaan, agrikultur dan kesehatan masih jarang terkaji, oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan sekat dan jalan dalam perkembangan eduwisata berbasis agronursing. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 10 orang petani di desa Burno. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisa tematik berdasarkan pendekatan Braun & Clarke. Penelitian menghasilkan 5 tema  yaitu melangkah sendiri, terkuncinya pasar, lemahnya akses program, pengorganisasian usaha desa,  pemanfaatan potensi desa. Kesimpulan: Banyak dampak positif dari pengembangan eduwisata berbasis agronursing, baik dalam bidang ekonomi, kesehatan dan keberdayaan masyarakat. Namun hal ini perlu direncanakan secara hati-hati berkenaan dengan pelestarian lingkungan dan budaya lokal. Kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha sangat diperlukan untuk mengembangkan eduwisata berbasis agronursing yang berkelanjutan

 

Kata kunci:  eduwisata, agronursing, badan usaha desa

Published
2020-01-29
How to Cite
Maisyaroh, A., Astuti, A., Widianto, E., Fibriansari, R., & Rizal, M. (2020). PARTITION AND ROAD EXPLORATION IN AGRONURSING-BASED DEVELOPMENT. Borneo Nursing Journal (BNJ), 2(1), 12-24. Retrieved from https://akperyarsismd.e-journal.id/BNJ/article/view/10
Section
Articles